KONSEP INDUSTRI KREATIF ANIMASI

Pengertian Industri Kreatif

 konsep industri kreatif animasi

Industri kreatif adalah proses penciptaan, kreativitas, dan ide dari seseorang atau sekelompok orang yang dapat menghasilkan sebuah karya, tanpa mengeksploitasi sumber daya alam, serta dapat dijadikan produk ekonomi yang menghasilkan. 

Kreatifitas yang dihasilkan harus dapat membuka lapangan pekerjaan yang dibutuhkan. Oleh sebab itu, industri ini harus dikembangkan, sebagai salah satu penopang perekonomian Indonesia. Mengingat semakin menipisnya sumber daya alam. 

Jenis-jenis Industri Kreatif 

Indonesia sendiri memiliki 14 jenis industri yang bisa dikategorikan sebagai kreatifitas yang dihasilkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, Indonesia menjadi salah satu pilihan negara yang berpotensi untuk menumbuhkan industri tersebut, jenis-jenisnya antara lain :

  • Arsitektur 
  • Periklanan 
  • Film /Fotografi /video 
  • Musik 
  • Penerbitan 
  • Pasar seni dan budaya 
  • Kerajinan 
  • Fashion 
  • Desain 
  • Permainan Interaktif 
  • Web Desain 
  • Seni Pertunjukan 
  • Penerbitan dan Percetakan 
  • Riset dan Pengembangan 

Keempat belas jenis industri tersebut, termasuk kategori kreatif. Hal tersebut dikarenakan, tumbuhnya Industri ini karena kreatifitas dan ide yang dihasilkannya. Seseorang bisa menghasilkan ide yang menjadi karya yang bisa menghasilkan uang.

Contoh Industri yang Bergerak di Bidang Kreatif 

Industri kreatif yang menghasilkan sebuah karya, namun memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dengan mengasah kreatifitas dari para pelaku bisnisnya yaitu menitikberatkan pada sektor perfilman, fashion, percetakan buku, majalah, fotografi, dan yang saat ini sedang trending, yaitu menjadi seorang youtuber dan selebgram. 

Pembuatan batik pun berupa contoh dari Industri kreatif. Kreatifitas seorang pembatik ditentukan oleh karya yang dihasilkannya. Dengan demikian, pengrajin batik ini selain turut serta membudidayakan kain khas Indonesia.

Disamping itu, kreativitas membatik merupakan salah satu industri yang menghasilkan kreatifitas. Dengan demikian, industri pembuatan batik menjadi salah satu industri yang cukup mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah. 

Contoh lainnya, yaitu menjadi seorang youtuber dan selebgram. Keduanya menuntut kreatifitas yang tinggi agar bisa menghasilkan konten yang berkualitas dan menarik serta digemari oleh para pemakai akun media sosial tersebut. 

Walaupun terbilang baru, Industri kreatif cukup dapat memperbaiki perekonomian masyarakat Indonesia. Dengan demikian, industri ini menjadi perhatian pemerintah agar senantiasa terus tumbuh dan berkembang. Mengingat banyaknya penduduk usia produktif di Indonesia. 

Belajar dari Industri negara maju. Dimana, industri ini bisa menumbuhkan perekonomian negara menjadi lebih baik. Disamping itu, kreativitas merupakan salah satu bagian dari ide yang dapat menciptakan barang ekonomi yang tak berwujud. 

Perkembangan industri ini di Indonesia cukup banyak memiliki potensi. Terbukti banyaknya kreatifitas-kreatifitas yang dihasilkan oleh para generasi milenial yang merupakan turut serta menopang perekonomian Indonesia dari kreatifitas yang dihasilkan. 

Industri Animasi Indonesia 

Kementerian Perdagangan sedang mendorong produk industri animasi untuk bisa menembus pasar ekspor.

Staf Ahli Menteri Perdagangan bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi mengatakan sebagai upaya untuk berkontribusi terhadap neraca pembayaran Indonesia, Kementerian Perdagangan terus mengembangkan sektor-sektor yang potensial mendatangkan devisa.

Salah satu potensi dari Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan di pasar luar negeri menurut pengamatan Kementerian Perdagangan yakni pada produk animasi, baik dari berupa jasa pembuatan maupun hasil karya berupa tayangan di televisi maupun di aplikasi digital, serta produk hasil intelectual property dari sebuah karya animasi.

Pemerintah memandang perlu memberikan dukungan kepada pelaku jasa animasi untuk dapat berkembang dan berdaya saing di pasar global.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dengan mempertemukan para pelaku dari dalam negeri dengan pelaku animasi dari Korea Selatan pada kegiatan Indonesia-Korea Animation Industry Cooperation Forum, di Jakarta.

Bahkan, diam-diam industri animasi Indonesia telah diakui di dunia internasional dengan banyaknya kontribusi para animator Indonesia. Beberapa karya animasi terkenal di dunia seperti Lego Movies, Sonic, Rabbids Invation, the Advantures of Tintin dan lainnya melibatkan industri animasi Indonesia.

Kegiatan Indonesia-Korea Animation Industry Cooperation Forum merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), Kementerian Perdagangan dengan ASEAN-Korea Center (AKC), The Korea Creative Content Agency (KOCCA), dan Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI).

Kegiatan yang dilaksanakan atas prakarsa Indonesia ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku animasi Korea dengan pelaku animasi Indonesia untuk dapat berkolaborasi dalam produksi dan pemasaran maupun dalam berbagi pengalaman serta bertukar membagi informasi perkembangan terbaru sektor animasi di dunia.

Sejumlah 16 pelaku animasi Korea Selatan dan 40 pelaku animasi Indonesia berpartipasi pada acara ini.

Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan menuturkan untuk mengangkat industri animasi Indonesia, melalui kegiatan ini Kementerian Perdagangan mengupayakan pembukaan akses ke pasar Korea Selatan bagi pelaku animasi Indonesia

“AINAKI (Asosiasi Industri Animasi Indonesia) dan Korean Animation Producers Association (KAPA) juga telah bersepakat melaksanakan penandatanganan kerja sama (MoU)," ucapnya.

Sekretaris Jenderal AINAKI Eka Chandra mengharapkan kedua belah pihak mendapat manfaat ganda dari kerja sama ini.

“Di masa depan diharapkan terjadi kemungkinan-kemungkinan baru dalam produksi bersama, pengembangan sumberdaya manusia dan penetrasi IP di kedua negara," lanjut Eka.

Untuk diketahui, pada 2018 pasar industri animasi dunia bernilai US$259 millar dan diperkirakan akan meningkat menjadi US$270 milliar pada 2020.

Secara khusus untuk industri animasi 3D, Grand View Research menyatakan mempunyai nilai pasar sebesar US$13,75 miliar pada 2018 dan pertumbuhan rata-rata investasinya antara tahun 2019 hingga 2025 (CAGR) diperkirakan sebesar 11 persen.

Sementara itu perkembangan industri animasi Indonesia hingga saat ini belum tercatat dengan baik sehingga data yang dapat disajikan relatif minim.

Menurut perkiraan Indonesia Service Dialogue (ISD) pertumbuhan sektor animasi dan video Indonesia pada tahun 2019 adalah 7,8 persen dengan kebutuhan sekitar 9000 sampai 10.000 animator di Indonesia.

Di lain pihak, jumlah pelaku animasi Indonesia belum dapat dicatat dengan baik. Data AINAKI, terdapat 35 buah studio, dan 5 buah partner industri animasi di Indonesia. Sebagian besar aktivitas pelaku animasi Indonesia adalah service works, yakni sebesar 80 persen dari kegiatan.

0 Response to "KONSEP INDUSTRI KREATIF ANIMASI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel